Welcome in my wordpress – I hope you like this wordpress ~

FF | Mystery In School | Chapter 2

Mystery In School

Mystery In School

Tittle : Mystery in School
Author : Fanha Xiao Chan Fany – Jalil Aqua Planet
Genre : Romance, Friendship, Mystery
Length : Chapter
Cast :
- Hwang Hye Fan
- Choi Hyun Rae
- Wu Yi Fan/Kris
- Choi Minho

Other Cast :
- Jessica Tues
- Krystal Tues
- Member EXO (Chanyeol Tao Kai)

_____________________________________________________________

Pada saat itu, ke-4 anggota tim basket yang lain pun keluar karena terdengar suara yeoja dari arah luar dengan bertelanjang dada.

Mereka ber-2 pun tambah terkejut, lalu …..

“KYAAAAAAAAAAAAA … !” jerit Hye Fan dan Hyun Rae

Mereka ber-2 pun langsung lari menuju ke depan koridor kelas mereka.

Ternyata pelajaran pun berakhir. Lalu guru Young bertanya kepada Hye Fan dan Hyun Rae karena mereka tidak ada di depan koridor kelas tadi.
 
“Habis darimana kalian ? Kenapa kalian tergesa-gesa seperti melihat hantu saja.” tanya Guru Young.
“Tidak kok bu, kami hanya dari toilet bu, ya kan Hyun Rae ?” ucap Hye Fan sambil menyenggol bahu Hyun Rae.
“I-i iya bu, tadi kami hanya takut dimarahi ibu lagi, jadi kami cepat-cepat ke koridor bu.” tambah Hyun Rae.
“Oh, yasudah bagus kalau begitu. Dan kebetulan pelajaran sudah selesai, kalian boleh pulang, dan jangan jangan membuat ibu marah lagi sampai kalian dihukum. Arraseo ?” ucap guru Young.
“Arraseo bu ! Kami tidak akan mengulanginya lagi.” jawab Hye Fan dan Hyun Rae.
 
Skip ~~~
*Di gerbang sekolah -
 
“Hei, jadi tidak ?” tanya Hye Fan.
“Jadi apa ?” tanya kembali Hyun Rae.
“Ihhh, ituloh. Kita jadi tidak nanya nama+nomer HP ke-2 senior yang tampan dan baik hati itu.” jawab Hye Fan.
“Oh, iya. Yasudah, ayo. Tadi aku melihat mereka ada di kantin tapi ada satu orang senior yang kita tidak sukai yaitu senior Kai.” ucap Hyun Rae sambil menarik tangan Hye Fan ke arah kantin.

Mereka pun ke kantin bersama untuk menemui senior tersebut. Lalu setibanya di kantin mereka (Hye Fan & Hyun Rae) melihat ke-3 senior itu sedang tertawa bersama di bangku kantin. Mereka pun menghampiri ke-3 senior itu.

“Annyeonghaseyo!” ucap Hye Fan dan Hyun Rae sambil membungkukkan badannya.
“Aishhhh, ada apa kalian kesini ! Mau nyari masalah dengan kita lagi, baru saja kalian hampir ingin mengintip kami saat sedang berganti pakaian.” sindir Kai.
“Ishh, siapa juga yang mau mencari masalah sama lo, kita kesini itu ingin bertemu dengan dia !” balas Hyun Rae sambil menunjuk ke Chanyeol dan Tao.

Chaneyeol dan Tao yang ditunjuk oleh Hyun Rae, langsung terkejut. Kai yang menyadari bahwa dirinya tidak dibutuhkan langsung pergi meninggalkan mereka ber-4  (Chanyeol, Tao , Hyun Rae & Hye Fan) dengan malu.

“Hei, Kai ! Kau mau pergi ke mana ?” tanya Chanyeol.
“A-a aku bosan disini, apalagi kalau 2 orang yeoja ada disini. Yasudah aku pergi dulu.” jawab Kai lalu pergi dengan tergesa-gesa.
“Oh, oke.” lanjut Chanyeol.
“Yasudah, kalian silahkan duduk di depan kami.” ucap Tao sambil menyuruh Hye Fan dan Hyun Rae duduk di depannya.
“Ne, kamsahamnida.” ucap Hye Fan dan Hyun Rae.

Hye Fan dan Hyun Rae pun duduk di depan Chanyeol dan Tao.

“Mengapa kalian (Chanyeol & Tao) membela kami ?” tanya Hye Fan.
“Kami tidak membela kalian, tapi mungkin memang Kai saja yang kurang suka dengan kalian.” jawab Tao.
“Oh, ne. Tapi gomawo karena kalian tetap disini dan mengizinkan kami duduk disini.” ucap Hyun Rae.
“Oh ya. Kalau boleh tau, untuk apa kalian kesini ?” tanya Chanyeol.
“Oh, itu. Kami kesini hanya inginnnn … ” ucap Hyun Rae gugup.
“Ingin berteman dengan kaka senior kalian, boleh kah ?” tanya Hye Fan.
“Hmmm, boleh kok. Kalau begitu nama kalian siapa ?” jawab Tao.
“Mulai dari siapa nih oppa ?” tanya Hye Fan dan Hyun Rae serentak.
“Mulai dari kamu yang berambut hitam lurus.” jawab Chanyeol sambil menunjuk ke arah Hyun Rae.
“Oh, aku. Perkenalkan (sambil seperti orang yang ingin berjabat tangan ke Chanyeol) namaku Choi Hyun Rae, cukup memanggilku dengan Hyun Rae saja.” perkenalan Hyun Rae.
Chanyeol pun membalas jabatan tangan Hyun Rae.
“Lalu, kau ?” tanya Tao sambil menunjuk Hye Fan.
“Hhh, aku. Namaku Hwang Hye Fan, aku teman kecilnya Hyun Rae, salam kenal ya.” jawab Hye Fan sambil membungkukkan badannya.
“Ya, baiklah. Lalu, tujuan kalian kesini untuk apa ?” tanya Tao.
“Kami rasa, sudah cukup sampai disini saja, kami hanya ingin tau nama kalian saja.” jawab Hyun Rae.
“Oh, baiklah. Namaku Park Chanyeol, panggil saja aku Chanyeol oppa dan dia (menunjuk Tao) Huang Zi Tao, panggil saja dia Tao oppa.” ucap Chanyeol.
“Nah, kalian kan sudah kenal kami, kalau begitu kami ber-2 latihan basket dulu sama anggota yang lain ya.” ucap Tao.
“Hah, bukan kah pelajaran kelas sudah selesai ? Kenapa kalian masih tetap berlatih ?” tanya Hye Fan.
“Itu memang kebiasaan kami, inikan masih siang kalau sudah sore baru lah kita pulang.” jelas Tao.
“Oh, begitu. Bolehkah kami ikut ?” tanya Hyun Rae.
“Memang kalian tidak dijemput oleh appa/couple kalian ?” tanya kembali Chanyeol.
“Eoh, couple ??? Maksud oppa ? Couple adalah namjachingu ?” jawab Hyun Rae.
“Ya, tentu. Apa lagi kalau bukan namjachingu kalian. Memang kalian tidak punya ?” tanya Chanyeol.
“Kami memang tidak punya. Dari kecil kami hanya bermain ber-2 saja, teman namja saja tidak punya, baru kalian ber-2 lah yang menjadi teman namja kami, ya kan Hyun Rae ?” jawab Hye Fan sambil bertanya kepada Hyun Rae.
“Ah, ne ne. Betul yang dikatakan Hye Fan. Mungkin ini terdengar memalukan tapi seperti inilah kami.” jawab Hyun Rae menunduk malu.
“Oh, yasudah. Kalian ikut kami saja kalau begitu.” ajak Tao.
“Jinjaaa ? Benar kami boleh ikut ?” seru Hye Fan dan Hyun Rae.
“Ne, yasudah ayo, nanti keburu sore.” ucap Chanyeol.

Mereka ber-4 pun segera menuju lapangan basket. Ternyata di lapangan basket tersebut ada Wu Fan, Jong Woo, dan Kai. Chanyeol dan Tao menaruh tasnya di bangku tepat di dekat lapangan basket.

“Kalian duduk disini saja. Kami ingin latihan basket dulu ya.
“Ne, oppa. Arraseo.” seru Hye Fan dan Hyun Rae sambil tersenyum manis.

Setelah Chanyeol dan Tao di lapangan basket berkumpul dengan anggota lainnya, ternyata anggota lain bertanya sambil berbisik-bisik ke Chanyeol dan Tao.

“Hei, kenapa kalian membawa anak kelas X itu ?” tanya Kris.
“Mereka hanya ingin melihat kita latihan, memang kenapa ?” jawab Tao.
“Itu sih tidak masalah buat gue, tapi gimana dengan Kai dan Minho, apa dia setuju ?” tanya Kris.
“Yaudah, kalo gue sih ngga masalah, tapi Kai nya gimana tuh ?” jawab Minho.
“Kok lo nanya gue, apa urusannya sama gue.” ucap Kai dengan kesal.
“Oh, yaudah jadi pada ngga masalah kan. Yaudah yo kita mulai latihannya.” ajak Chanyeol.

Mereka ber-5 pun memulai latihan basketnya. Saat mereka berlatih, Hye Fan dan Hyun Rae pun memberi semangat mereka dengan teriak-teriak tidak jelas.

“Ayoo Chanyeol Oppa, semangat ya, saranghae Oppa !” seru Hyun Rae sambil memberi semangat Chanyeol.
“Ayo Tao Oppa ! Fighting and All My Love Is Fou You Oppa !” seru Hye Fan sambil member semangat Tao.

“AYOOOOO ! Chanyeol Oppa dan Tao Oppa, Spirit Always and we will always support you!” seru Hye Fan dan Hyun Rae serentak.

Saat Hye Fan dan Hyun Rae memberi semangat kepada Chanyeol dan Tao ternyata dibalik itu ada yang jealous melihat mereka yaitu Minho dan Kris. Tiba-tiba dengan nekatnya Minho ditengah-tengah berhenti berlatih lalu berlari mendekat ke arah Hyun Rae.
Tiba-tiba …….

“Mengapa kau hanya menyemangati Chanyeol saja Hyun Rae ?” tanya Minho kesal.
“A-a-a apa maksud mu, apa masalah mu, memang nya tidak boleh ya. ngga kan ?” jawab Hyun Rae terkejut dan memanyunkan bibirnya.
“Tidak boleh ,,,, karena kau ……..” lanjut Minho lalu terputus kata-katanya, dengan sengaja Minho menciun bibir Hyun Rae.

Di saat itu, semua berhenti sejenak menyaksikan Minho dan Hyun Rae. Lalu Minho melepas ciuman nya dengan Hyun Rae. Hyun Rae pun dengan cepat nya langsung berbalik badan dengan wajah merah dan langsung melarikan diri dari lapangan basket tersebut menuju rumah nya, begitu juga dengan Hye Fan yang mengikuti Hyun Rae dari Belakang. Minho pun berdiam diri sejenak mengingat apa yang telah dia lakukan kepada Hyun Rae.
Ke-4 anggota tim lainnya pun bingung dengan sikap Minho yang sembarangan itu, mereka pun menyusul ke arah Minho.

“Hei, apa yang lo lakuin tadi ?” tanya Kai sambil menepuk bahu Minho dan membuat Minho tersadar dari lamunannya.
“O-o-o oh, itu. Tadi gue hanya kesal sama Hyun Rae padahal gue ituuuu …. ” jawab Minho tersipu malu.
“Itu apa ?” tanya Kris.
“I-i-i itu, sudahlah jangan dibahas, ayo kita lanjutkan lagi latihannya.” ajak Minho yang mengalihkan pembicaraan.
“Yasudah, ayo !” ucap semua anggota.

Mereka pun melanjutkan latihannya.

Kembali ke Hye Fan dan Hyun Rae.

*Di depan gerbang sekolah -

“Aishhh, apa-apaan dia main mencium bibirku segala, memangnya aku ini yeoja macam apa, huh !” keluh Hyun Rae.
“Sudahlah, jangan dibahas.” usul Hye Fan sambil mencari sesuatu di dalam tasnya.
“Hei, apa yang kau cari, sepertinya kau sedang kehilangan sesuatu ?” tanya Hyun Rae.
“Iya nih, tapi apa yang hilang ya ?” jawab Hye Fan sambil memikirkan apa yang hilang dalam tasnya.
“Kau ingat-ingat saja lagi sebelum kita pulang.” usul Hyun Rae.
“Oh, iya aku ingat. Kyaaaaaaaa … ” teriak Hye Fan.
“Kenapa kau teriak ?” tanya Hyun Rae sambil panik.
“Ituuu. Boneka lumba-lumba ku hilang.” jawab Hye Fan.
“Yasudah, kita cari saja bonekanya. Sepertinya jatuh saat kita sedang menyemangati tim basket tadi.” ucap Hyun Rae.
“Iya iya. Kau benar, mungkin saja seperti itu, yasudah ayo kita kesana.” ajak Hye Fan sambil menarik tangan Hyun Rae menuju lapangan basket.

TBC
(To Be Continue)
~~~~~~~~~~~~~~~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.